Buku itu masih kosong. Setelah berbulan-bulan, dibiarkannya dia terhimpit di antara buku lainnya. Hari-harinya kini hanya diisi kemalasan. Merenungi wabah dan masa depan yang entah. Dulu, ya dulu sekali, ia rajin mencatat apa saja yang dirasa, dibaca, didengar, dan dirasakan.
Malam ini, ketika kantuk tak lagi mengusiknya, matanya tanpa sengaja melihat lagi buku itu. Tapi, dia tak ingin menulis apa-apa, meski berjuta aksara berloncatan di kepala. Dibiarkannya buku itu tetap teronggok dan berdebu di situ.
Klik, tiba-tiba ia mematikan lampu. Gelap pun kembali merajah ruang itu.
#essay #poetry #storytelling #aksarabermakna #kosong

Tidak ada komentar:
Posting Komentar