Apa jadinya dunia tanpa aksara? Ide-ide yang mengendap di kepala maupun rasa yang bersemayam di hati, tak kan mungkin muncul dalam lini masa di media sosial. Manusia-manusia, yang katanya modern itu, tentu akan blingsatan jika tidak bisa mengungkapkan isi kepala maupun hati mereka.
Dulu, sebelum mengenal bahasa, konon manusia berkomunikasi dengan gestur atau gerak tubuh. Dari situ kemudian muncul bahasa. Charles Darwin, bapak teori evolusi bilang, bahasa dimulai dari potongan-potongan lagu atau mantra. Kalau menurut Noam Chomsky, itu cuma kecelakaan akibat mutasi genetik yang aneh.
Entah teori mana yang benar. Tidak jelas pula siapa yang kemudian pertama kali menciptakan aksara hingga homo sapiens kemudian mengenal tulisan. Sebagian ada yang bilang di Lembah Mesopotamia, Mesir, sebagian lain mengatakan di Meksiko. Naskah-naskah kuno ini, kemudian ditemukan di banyak tempat dengan masing-masing karakteristiknya, hingga kemudian yang kini disepakati bersama adalah alfabet latin.
Dulu, sebelum era internet, manusia berkomunikasi melalui surat, tapi mungkin lebih sering secara lisan, atau sesekali lewat telepon rumah. Dengan kemajuan teknologi, tentu saja semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan. Kini, untuk sekadar memesan bakso, kita tinggal mengetik serangkaian huruf, berikut emoticon 😏-nya. Agar si abang gojek mudah mengantarkannya ke rumah, Anda juga bisa melengkapinya dengan mengunggah map atau peta.
Begitu pun jika kita ingin membuat janji bertemu dengan kawan untuk sekadar ngopi. Itupun tidak ada jaminan ketika jumpa, tidak terdistraksi hal lain, entah mengunggah status atau pun mengabadikan momen pertemuan, yang tentunya lagi-lagi membutuhkan deretan huruf sebagai caption atau keterangan gambar.
Intinya, manusia kini mesti berdamai dan mencintai aksara. Ya, minimal bisa menyusunnya menjadi kalimat yang baik dan benar. Kalau menulis status saja tidak becus, bagaimana pula mau membuat caption yang bagus untuk jualan di instagram?
Suka tidak suka, aksara kini begitu berharga. Apalagi, kini kita mesti bermasker dan menjaga jarak, tidak mungkin kan harus teriak-teriak? 😏
Selamat Hari Senin... Salam sehat jiwa raga.✌
foto by: Unsplash.com/Avaro Reyes
#aksara #bahasaindonesia #komunikasi #teknologi #sosial
03-07-2020
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar